Temui Uskup Agung, Wasekjen PKB Minta Masukan

Temui Uskup Agung, Wasekjen PKB Minta Masukan
Pontianak - Wakil Sekjen DPP PKB Daniel Johan menemui Uskup Agung Kalimantan Barat, Mgr Herculanus Hieronymus Bumbun OFM Cap guna mendapatkan masukan pentingnya memilih pemimpin yang tepat agar terwujud kesejahteraan sosial.
 
"Kedatangan saya guna mendapat masukan dari Uskup Agung bagaimana meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Kalbar dan mengatasi kemiskinan masyarakat Kalbar," ungkap Daniel Johan, Rabu (3/4/2013).
 
Dalam pertemuan di akhir Maret itu, Daniel mengisahkan Uskup Agung menyebutkan bahwa sumber kerusakan poltik dan tidak terwujudnya kesejahteraan sosial saat ini adalah karena pemilu dilakukan dengan biaya mahal.
 
Uskup Hieronymus pun berpesan agar jangan memilih calon pemimpin yang mengeluarkan biaya banyak untuk membeli suara rakyat karena nantinya akan menggerogoti keuangan negara saat mereka berkuasa.
 
"Keuangan yang seharusnya digunakan untuk mensejahterakan rakyat. Pilihlah pemimpin yang sederhana tetapi memiliki hati dan komitmen untuk selalu bersama dan mensejahterakan rakyat," ungkap Daniel mengutip pernyataan sang Uskup.
 
Uskup pun menjelaskan bahwa rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM) di Kalbar harus mendapat perhatian serius semua pemipin dan calon pemimpin. Mengingat hakikat pembangunan adalah bagaimana mengangkat harkat dan martabat kemanusiaan yang terwujud dari meningkatnya IPM dan menurunnya kemiskinan.
 
Daniel mengakui, IPM Kalbar termasuk yang terendah secara nasional. "Ini adalah tantangan pembangunan di Indonesia, termasuk tugas yang diemban Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal," papar Daniel yang juga staf Khusus Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal.
 
Dia pun sepakat dengan Uskup Agung Hieronymus bahwa jika IPM meningkat, kearifan lokal benar-benar diperhatikan pemerintah dan pelaku pembangunan. Hal itu karena pemerintah kerap hanya melakukan program pemberdayaan masyarakat yang tidak utuh berupa bantuan fisik yang tidak diimbangi pelatihan tuntas sampai program tersebut berhasil.
 
Selain itu, Uskup juga menekankan pentingnya menjaga sumber-sumber kehidupan mendasar manusia seperti air dan kekayaan hayati. "Masukan Uskup sangat penting karena Uskup termasuk yang memahami secara pasti dan mendalam persoalan sehari-hari rakyat kalbar. Agar kebijakan yang diambil menjadi lebih tepat dan tidak salah. Saya juga mohon doa dan berkat Uskup agar bisa menjalankan tugas dengan baik," jelas Daniel.

(sumber: www.kalbar.antaranews.com)

No votes yet