Setelah Cilacap, Densus 26 Gelar Pengajian di Sleman

Berita Daerah
Setelah Cilacap, Densus 26 Gelar Pengajian di Sleman

Jakarta - Pengajian Densus 26 terus bergulir ke sejumlah daerah. Kali ini, Densus 26 digelar di Balai Desa Sendang Sari, Minggir, Sleman, Yogyakarta.

Pengajian Densus 26 hari ini digelar bersamaan dengan pelantikan pengurus MWC NU Minggir dan lailatul ijtima' PCNU Sleman. Rois Syuriah PCNU Sleman, KH Mas'ud Masduki dalam kata sambutannya meminta kepada nahdliyin untuk memegang teguh dan melestarikan ajaran ahlussunnah wal jamaah.

“Jika kita keluar dari ajaran ahlussunnah berarti kita termasuk kaum yang ingkar terhadap sunnah. Hidupilah NU dan berikhtiyarlah dengan NU karena Allah akan menolong kita,” ujarnya, Sabtu (16/6/2012).

Menurut Kiai Mas’ud, serangan terhadap amaliyah NU saat ini sudah membuat nahdliyin resah dan gelisah. Sehingga sudah saatnya NU memberikan hak jawab atas tuduhan kelompok-kelompok yang telah mem-bid’ah-kan ajaran ahlusunnah wal jamaah.

“Gerakan salafi dan wahabi jangan sampai tumbuh subur karena itu ancaman bagi NKRI. Bila ajaran wahabi besar, maka proses Arabisasi di Indonesia akan berjalan. Hanya NU dengan ajaran ahlussunah wal jamaah yang mampu membentengi ajaran Islam yang selama ini membumi di NKRI. Bila NU besar, maka bangsa ini akan kembali jaya. Menemukan jati dirinya sebagai bangsa yang punya akar sejarah kejayaan,” urainya.

Densus angkatan ke-20 ini diikuti 250 peserta dari pengurus MWC NU Minggir dan badan-badan otonomnya.

Berhubung KH Marzuki Mustamar berhalangan hadir, maka Sekretaris DPW PKB DIY Umaruddin Masdar menggantikan beliau mengkaji kitab al-Muqtathafat Li Ahlil Bidayaat. Acara ini terselenggara atas kerjasamanya KMNU Indonesia dengan MWC NU Minggir.

Densus 26 pada 12-13 Juni 2012 lalu menggelar pengajian di Pesantren Al Mubarok Majenang, Cilacap. Dalam waktu dekat, Densus 26 juga akan melakukan kegiatan serupa pada 28 Juni 2012 di Nganjuk, Jawa Timur. Total jumlah alumni Densus 26 sudah lebih dari 7.500 orang.

No votes yet