Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Menteri Nasir: Mahasiswa Perguruan Tinggi Sudah Dibatasi

Berita Utama
Menteri Nasir: Mahasiswa Perguruan Tinggi Sudah Dibatasi
 
PKBNews - KEMENTERIAN Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi sudah melakukan pembatasan mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
 
"Pembatasan mahasiswa sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, yang mana minimal 30 persen untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)," kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir di Jakarta, Rabu (6/12/2017).
 
Kemristekdikti, kata Menteri Nasir, akan melakukan evaluasi terhadap penetapan kuota penerimaan mahasiswa baru tersebut. Ketentuan pembatasan kuota mahasiswa tertuang pada Bab III pasal 5 Permenristekdikti Nomor 126 tahun 2016 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada PTN.
 
Menteri Nasir mengatakan Dalam peraturan tersebut, disebutkan bahwa PTN harus menetapkan jumlah daya tampung mahasiswa baru dengan menjaga keseimbangan antara jumlah maksimum mahasiwa dalam setiap Program Studi dan tenaga kependidikan, serta layanan dan sumber daya pendidikan lainnya.
 
Sebelumnya, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) meminta pemerintah untuk membatasi mahasiswa di PTN agar PTN fokus pada riset. Saat ini, kata Budi, ada PTN yang memiliki mahasiswa yang mencapai 40.000.
 
"Dengan membatasi mahasiswa di kampus negeri maka otomatis akan lari ke swasta. Dari itu semua, kita fokus ke Tri Dharma perguruan tinggi," kata Ketua APTISI, Budi Djatmiko.