Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Menteri Nasir Ajak Santri Perebutkan Bantuan Bidikmisi

Berita Utama
Menteri Nasir Ajak Santri Perebutkan Bantuan Bidikmisi
PKBNews - SANTRI di Pondok Pesantren untuk turut bersaing dengan pelajar umum agar mendapatkan jatah bantuan Bidikmisi.
 
"Santri harus bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, bisa di manapun," kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Selasa (28/3/2017). 
 
Menurut Nasir, program bantuan Bidikmisi terbuka kepada siapapun yang memenuhi syarat termasuk santri. Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan. Berbeda dari beasiswa yang berfokus pada memberikan penghargaan atau dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi, Bidikmisi berfokus kepada yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi.
 
Kata Menteri Nasir, satu hal yang pasti, Bidikmisi hanya akan berlaku bagi mahasiswa mulai semester satu di perguruan tinggi negeri. Syarat prestasi pada Bidikmisi ditujukan untuk menjamin bahwa penerima Bidikmisi terseleksi dari yang benar-benar mempunyai potensi dan kemauan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.
 
Karena itu, Nasir mengajak agar santri terus bekerja keras agar mendapatkan prestasi yang baik di kelasnya. Prestasi yang baik tersebut bisa memudahkan santri untuk mendapatkan berbagai macam program beasiswa.
 
Menteri Nasir menambahkan, bagi santri yang tidak mampu tapi berprestasi tidak perlu berkecil hati dan berusaha supaya nantinya bisa mendapatkan bantuan pendidikan Bidikmisi.
 
"Maka saya dorong agar anak-anak harus pintar. Ada juga penghapal Al-quran 30 juz kami fasilitasi. Kalau Anda hapal saya jamin masuk PTN," kata Menteri Nasir.
 
Seperti diketahui, program Bidikmisi merupakan program pemerintah yang ada sejak 2010.Dalam kurun 2010-2016 sebanyak 352.409 mahasiswa mendapatkan jatah Bidikmisi. Pada 2016 jumlah mahasiswa yang meraih bantuan tersebut sebanyak 74.128 dan tahun 2017 angkanya akan ditingkatkan.