Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Menteri Eko: Desa Agar Fokus Program Prioritas

Berita Utama
Menteri Eko: Desa Agar Fokus Program Prioritas
PKBNews - SELURUH warga desa diingatkan untuk tetap fokus pada empat program prioritas yang telah ditetapkan Kemennterian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) demi tercapainya percepatan pembangunan.
 
"Saya selalu mengingatkan agar dana desa yang telah digelontorkan diharapkan bisa difokuskan kepada empat program prioritas yang kita berikan," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo, belum lama ini. 
 
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan keempat program prioritas tersebut, yakni masing-masing memiliki produk unggulan desa, embung, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan sarana olahraga. Salah satu program prioritas yaitu produk unggulan desa, 
 
"Saya meminta agar segera dibuatkan cluster di desa baik sektor pertanian, perikanan maupun pariwisata. Konsentrasi fokus produk unggulannya, Nanti kita akan kumpulkan kementerian terkait, dunia usaha plus perbankan untuk membantu mengembangkan produk unggulan desa tersebut," kata Menteri Eko. 
 
Terkait dengan Desa Ubud yang dikunjunginya, Eko mengatakan bahwa Ubud telah menjadi salah satu contoh program pengembangan desa wisata di Indonesia. Sehingga, dalam salah satu program prioritas yakni pembangunan embung nantinya bisa dijadikan untuk pariwisata atau pun perikanan.
 
"Untuk Ubud, karena pertanian masih sedikit, mungkin embung bisa untuk pariwisata atau perikanan yang dapat meningkatkan gizi masyarakat," kata Menteri Eko. 
 
Sedangkan untuk program BUMDes, Menteri Eko mengharapkan adanya PT Mitra BUMDEs di kabupaten yang turut juga membentuk mitra BUMDes di desa-desa, sehingga ada pendampingan di tiap BUMDes desa itu.
 
"Dengan begitu, bisa terjadi link and match antara perusahaan besar, UKM dengan pengusaha kecil di desa-desa. Karena yang selama ini menjadi problem UKM dan pengusaha kecil ini adalah mereka tak memiliki resources management, distribusi dan marketing," ujar Menteri Eko. 
 
Melalui "link and match" antara perusahaan besar dan UKM atau pengusaha kecil, nantinya UKM atau pengusaha kecil akan menjadi suplier perusahaan-perusahaan besar.
 
"Jadi standarnya bisa ikuti perusahaan besar. Nanti akan ada muncul benefit dimana industri yang kecil bisa belajar dan tak lagi memikirkan marketnya," tandas Menteri Eko.