Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Cak Imin : Perbedaan Jadikan Indonesia Kaya dan Berwarna

Berita Headline
Cak Imin : Perbedaan Jadikan Indonesia Kaya dan Berwarna
PKBNews - KETUA Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa keberagaman suku, agama, dan etnis yang ada di Tanah Air memperkaya dan membuat Indonesia berwarna sehingga tidak boleh ada upaya yang mengancam kebersamaan dan persaudaraan bangsa.
 
"Biarkanlah 1.000 bunga mekar di taman, sepanjang tidak menganggu ketertiban dan undang-undang, maka biar lah hidup meramaikan nusantara. Perbedaan akan memperkaya, dan menjadikan Indonesia berwarna dan bermakna," kata Cak Imin -- panggilan akrab Muhimin Iskandar -- dalam pidato politiknya pada acara Malam Tasyakuran PKB di lapangan Gedung MPR/DPR, Jakarta, Sabtu (22/7/2017) malam.
 
Menurut Cak Imin, PKB menentang setiap upaya dan kegiatan apa pun yang berusaha memecah-belah atas dasar suku, agama, ras dan antargolongan. PKB juga akan melawan segala bentuk intimidasi, kekerasan dan paksaan dari pihak manapun.
 
"PKB juga menolak setiap pandangan yang ingin mengubah dasar negara Indonesia yang telah diwariskan pendiri bangsa," kata Cak Imin.
 
Bung Karno, demikian Cak Imin, beserta para ulama telah bersusah payah merumuskan dasar negara Negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga harus dijaga dengan sungguh-sungguh.
 
"Lebih baik kita mempertajam logika dari pada sibuk dengan pertentangan. Mari kita belajar untuk terus menikmati perbedaan pikiran dan pandangan politik yang kita miliki," ujar Cak Imin.
 
Cak Imin mengingatkan bahwa bangsa ini memiliki sejumlah agenda mendesak yang harus diwujudkan seluruh pihak, ketimbang mempersoalkan perbedaan. Agenda mendesak itu antara lain memperjuangkan nasib petani dan nelayan melalui dukungan kebijakan, penyediaan lahan dan sarana produksi guna meminimalisir ketimpangan.
 
Kata Cak Imin, ketimpangan ekonomi dan pemenuhan hak dasar harus segera diatasi sebab ketimpangan ibarat "bom waktu" yang dapat "meledak" kapan pun dalam berbagai bentuk.
 
Selain itu, Cak Imin pu meminta seluruh kader PKB bersama-sama seluruh masyarakat Indonesia melakukan jihad kebangsaan dan kemanusiaan guna mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang semakin baik.
 
"Sebagai bentuk tanggung jawab PKB, saya ingin menyerukan mari kita jihad kebangsaan dan kemanusiaan," kata Cak Imin.
 
Cak Imin mengatakan bahwa jihad kebangsaan adalah memperkuat persatuan dan kesatuan nasional dengan cara menumbuhkan kembali sikap solidaritas, persaudaraan di antara masyarakat Indonesia.
 
Jihad kemanusiaan, kata Cak Imin, adalah membantu masyarakat yang terpinggirkan dengan segala daya dan upaya.
 
Dengan dua jihad tersebut, diharapkan rakyat semakin percaya pada PKB. "PKB juga terus akan mendukung upaya agenda-agenda pemerintah dalam mewujudkan kemakmuran bangsa kita," tandas Cak Imin.
 
Malam Tasyakuran PKB merupakan puncak acara Harlah PKB ke-19. Acara ini dihadiri sejumlah tokoh antara lain Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Menteri Pemuda dan Olahraga HM Imam Nahrawi serta sejumlah pimpinan partai politik.