Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Cak Imin: Paham Intoleransi Merupakan Akar Terorisme

Berita Headline
Cak Imin: Paham Intoleransi Merupakan Akar Terorisme

PKBNews - PEMERINTAH dan semua elemen bangsa harus bersama-sama membersihkan benih-benih intoleransi yang berkembang pesat di Tanah Air. Pembersihan dimulai dari masjid, kementerian, institusi pemerinta, kampus dan sekolah menengah atas. Pasalnya, paham intoleransi merupakan akar dari tumbuhnya terorisme.

"Jangan biarkan paham intoleransi tumbuh dan berkembang biak di negara yang kita cintai ini. Pemerintah berserta seluruh eleman bangsa harus bersatu padu membersihkan benih-benih intoleransi tersebut," ujar Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Rabu (16/5/2018).

Menurut Cak Imin, misi PKB dan GP Ansor sama, yakni memberantas terorisme. Hasil pertemuannya dengan Ketum GP Ansor H Yaqut Cholil Quomas melahirkan beberapa rekomendasi dan masukan yang diperjuangkan.

"Saya bersama Ketum Ansor melakukan koordinasi tentang langkah-langkah yang akan kami lakukan untuk memberantas terorisme. Hasil pertemuan ini melahirkan beberapa rekomendasi dan masukan yang akan kami perjuangkan,” ujarnya.

Secara garis besar, ungkapnya, rekomendasi tersebut berisi tiga poin. Yaitu langkah preventif (pencegahan), pemetaan (mitigas) dan post radikal (tindak lanjut).

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor H Yaqut Cholil Quomas menegaskan, dari sekian banyak partai politik yang eksis di Indonesia, hanya PKB yang serius menangani persoalan terorisme. Sementara partai lain, hanya membahas aspek politiknya saja.

“Yang lain ngomong soal politiknya saja. Ansor memang tidak ada urusan dengan politik. Tapi dari sekian parpol yang memberi pernyataan soal terorisme itu, hanya PKB yang serius mencari akar persoalan dan cara penyelesaiannya," ucapnya.

Atas alasan itu pula, Gus Yaqut menggiring ormas yang dibawahinya menuju PKB. Sebab, persoalan terorisme juga menjadi perhatian utama GP Ansor saat ini.

"Alasan kami ke PKB karena kami yakin apa yang kami kaji ini bisa dieksekusi di partai politik. Dan Alhamdulillah dapat respon positif dari PKB,” tandasnya.